![]() |
![]() |
Tangsel, Kabar DEBOTAS – Dari tahun ke tahun tingkat mutu para pengajar di Indonesia makin terlihat nyata walaupun imbalan gaji yang diterima tidak sebanding dengan apa yang sudah diberikan, maka sudah sewajarnyalah para guru mendapat gelar Pahlawan tanpa tanda jasa atas apa yang sudah diberikan kepada anak bangsa. Ketua PGRI cabang Ciputat Tatang Gunawan saat ditemui di sela-sela puncak acara ulang tahun PGRI mengatakan, salah satu tanggung jawab seorang guru adalah mencerdaskan muridnya sampai ia bisa berguna bagi nusa dan bangsa, bagi kami para guru merupakan kebanggaan tersendiri apabila melihat muridnya berhasil, ucapnya.
Pelayana dan system keamanan yang maksimal memang diperlukan meberikan kepuasan terhadap masyarakat. Hal inlah yang terus dicoba oleh Samsat BSD Kota Tanggerang Selatan.Bisa dilihat saat memasuki ruang tunggu cek fisik kendaraan di Samsat BSD sudah banyak perubahan,bila dilihat dari bentuk fisik bangunan. Kenyaman dan suasana yang terlihat lebih bersih dari sebelumnya.
Kasubsi Samsat BSD Ajun Komisaris Polisi Firman Andriyanto mengatakan, pemugaran atas usulan beliau ini memang dengan maksud untuk memberikan kenyaman kepada masyarakat yang menggunakan jasa Samsat BSD untuk melakukan kewajiban cek fisik kendaraannya.
Selain melakukan renovasi ruang cek fisik, Samsat BSD juga melakukan pemberlakuan sistim satu pintu untuk keluar masuk masyarakat yang hendak melakukan pendataan kendaraan.
Hal inilah yang membuat dirinya melakukan terobosan-terobosan yakni dengan merenovasi ruang tunggu cek fisik menjadi lebih baik lagi.
Kami terus melakukan pembenahan agar pelayanan dan kenyaman yang kami berikan kepada masyarakat akan lebih maksimal, ucap AKP Firman Andriyanto.
Selanjutnya Firman menyampaikan, pembenahan yang dilakukan Samsat BSD ini merupakan komitmen dalam mendukung gebyar pelayanan prima 100 hari yang telah diprogramkan sebelumnya. Dan sampai saat ini segala pelayan yang diberikan Samsat BSD kepada masyarakat terbukti telah memberikan kepuasan terhadap masyarakat. [mg]
Tangsel, Kabar Debotas – Maraknya papan reklame atau billboard tak berizin diwilayah Tangerang Selatan (Tangsel), membuat Pemerintah Kota Tangsel, kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga milyaran rupiah per tahunnya.
